Jumat, 11 Oktober 2013

Java Kendali Percabangan

   Hallo beroo kita bertemu lagi Bahasa Java menyediakan beragam kendali percabangan tidak lokal, yaitu:
-break
-return
-continue


  • Break 
Nah istilah break ini mengacu pada proses memecahkan blok program. Proses tersebut memerintahkan runtime untuk menjalankan program di belakang blok tertentu.
Untuk dapat ditunjuk, suatu blok diberi nama, dan Java memiliki bentuk label untuk menyatakan nama suatu blok.

 Contoh Break:
class Break {
public static void main(String[] args)  {
boolean t =true;
a: {
b: {
c: {
System.out.println("Sebelum break");
if (t)
break b;
System.out.println("Ini tidak akan dieksekusi"); }
System.out.println("Ini tidak akan dieksekusi"); }
System.out.println("Ini adalah setelah b"); }
} }
Output :
Sebelum break
Ini adalah setelah b



  • Return
class Return1
{
public static void main(String[] args)
{
boolean t = true;
System.out.println("Before the return");
if (t)
return;
System.out.println("This won't execute");
}
}


Before the return


  • Continue 
class Continue1
{
public static void main(String[] args)
{
for (int i = 0; i<10; i++) {
System.out.print(i + " "); if
(i% 2 == 0)
continue;
System.out.println("");
} } }


0 1
2 3
4 5
6 7
8 9

Java Percabangan switch

Hallo bero kita bertemu lagi saya akan membahas tentang siwtch
pernyataan switch memberikan suatu cara untuk mengirim bagian program berdasarkan nilai suatu variabel atau pernyataan tunggal.
Percabangan switch dimaksudkan untuk menangani banyak kemungkinan kemunculan.

Bentuk umum percabangan switch:
    switch (expression) {
    case valeue1:
    break;
    case value2;
    break;
    case valueN;
    break;
    default;
    }



Pernyataan switch bekerja dengan cara seperti ini:
    nilai expression dibandingkan dengan setiap nilai pada pernyataan case. Jika ada yang  cocok, maka urutan program yang ada di belakang penyataan case akan dijalankan. Jika tidak ada yang cocok, maka pernyataan default yang dijalankan. Pernyataan default merupakan pilihan juga. Jika tidak ada yang cocok dan tidak ada default, tidak ada yang dikerjakan.



Kata kunci break sering digunakan dalam pernyataan switch tanpa label. Di dalam pernyataan switch, break tanpa label menyebabkan eksekusi percabangan langsung menuju akhir pernyataan switch. Jika kita tidak menuliskan break, maka eksekusi akan dilanjutkan ke dalam case selanjutnya.


Catatan ekspresi hanya bisa berbentuk nilai bilangan bulat (int, short, dan sejenisnya) atau karakter, sehingga kita tidak bisa menggunakan switch untuk mengevaluasi ekspresi yang berbentuk String.


public class Switch1
{
public static void main(String[] args)
{
int a;
a = 5;
switch (a) {
case 0: System.out.println("Nol");
case 1: System.out.println("Satu");
case 2: System.out.println("Dua");
case 3: System.out.println("Tiga");
case 4: System.out.println("Empat");
case 5: System.out.println("Lima");
case 6: System.out.println("Enam");
case 7: System.out.println("Tujuh");
case 8: System.out.println("Delapan");
case 9: System.out.println("Sembilan");
default: System.out.println("bukan karakter digit"); } } }


Output: Lima, enam, tujuh, delapan, sembilan (bukan karakter digit)

Java Percabangan if bersarang

Percabangan if bersarang merupakan gabungan beberapa if dan dapat pula digabungkan dengan if-else. Bentuk pernyataan if bersarang adalah sebagai berikut :

      if (kondisi1) {    
    // perintah kondisi1
     } else if (kondisi2) {
      // perintah kondisi2
     } else if (kondisi3)
 {       // perintah kondisi3
     } else {
      // perintah jika semua kondisi tidak ada yang benar      }

Contoh :
Contoh :
     int nilai = 6;   
       char index ;      
    if (nilai >= 8) {  
                index = 'A';
          } else if (nilai >= 7) {    
              index = 'B';
         } else if (nilai >= 6) {  
                index = 'C';
          } else if (nilai >= 5) {   
               index = 'D';  
        } else {  
                index = 'E';            }
    System.out.println (index);

 Output= C

Java Percabangan if else

Percabangan yang digunakan untuk memilih salah satu dari dua atau lebih kemungkinan kemunculan bila memenuhi syarat atau kondisi tertentu.
Jika kondisi dievaluasi bernilai true, maka statement yang telah kita instruksikan yang akan di eksekusi. Namun jika kondisi dievaluasi bernilai false, maka statement pada instruksi else yang akan dieksekusi oleh program.

Contoh Percabangan if else:
int a=70;
if (a>=90) System.out.println("Nilai=A");
else if (a>=80)
System.out.println("Nilai=C");

Maka output yang akan tampil adalah Nilai C

Java Percabangan if

Menyatakan pernyataan akan dieksekusi jika memenuhi syarat atau kondisi tertentu
Sintaks percabangan ini adalah sebagai berikut:
Bentuk percabangan if :
  
    if (suatu_kondisi)
    perintah_1;
    else
    perintah_2;


Bentuk blok
   
    if (suatu_kondisi) {
    perintah_1; 
    } else  {
    perintah_2;
    }




Contoh :
        int nilai = 10;        if (nilai = = 10) {        System.out.println("sepuluh");    }
   
        Apa hasilnya ??    Hasilnya : sepuluh



Contoh :
    public class If
    {
    public static void main(String[]     args){
    int anInt = 0;
    if (anInt==0){
        System.out.println("Variabel anInt     bernilai nol");
        }
      }
    }

Hasilnya : Variabel anInt bernilai nol



Java (Percabangan)

Percabangan adalah suatu keadaan dimana pernyataan dapat dieksekusi apabila suatu kondisi memenuhi syarat untuk mengerjakan pernyataan tersebut
Percabangan di Java :
    1.  if
    2.  switch
Program hanya akan menjalankan statement yang ada didalam percabangan jika kondisi bernilai benar atau true.
Kondisi pada percabangan harus berupa operator Boolean.
Contoh: int a = 5 // statement bukan merupakan kondisi int a == 5 // statement yang berupa kondisi
Kondisi pada java menggunakan operator – operator Boolean yang hanya memberikan hasil true atau false seperti ==, >, <, >=, <=, !=, &, &&, |, ||